Deutsch Fest 2025
Deutsch Fest 2025
Memperingati momentum Hari Bahasa Jerman, sebuah kegiatan lomba tingkat nasional bernama Deutsch Fest (DF) sukses digelar pada tanggal 11 Oktober 2025 di Cine Club, FBSB, UNY. Mengusung tema "Menjadikan Bahasa sebagai Teman," tema ini dipilih selaras dengan tujuan utama acara, yakni menjadikan bahasa sebagai teman untuk berkembang dan mengasah diri.
Kegiatan DF 2025 ini diselenggarakan karena relevan dengan bidang studi Pendidikan Bahasa Jerman dan diharapkan memberikan dampak positif berupa pengalaman berharga yang tak terlupakan bagi para peserta.
Kegiatan ini secara resmi diselenggarakan oleh BDS dan diketuai oleh penanggungjawab utama, Dyah Lunnarsuci Hayuningtyas dan Emilda Hanum. BDS juga bertanggung jawab penuh atas keberlangsungan dan pelaksanaan seluruh rangkaian acara.
DF 2025 menargetkan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNY, siswa/i SMA/SLTA sederajat, hingga masyarakat umum. Proses pendaftaran tidak melalui seleksi dan promosi kegiatan dilakukan secara masif melalui media sosial, kerja sama dengan media partner, dan dukungan dosen program studi Pendidikan Bahasa Jerman. Melalui pendaftaraan dan promosi di sosial media ini terdapat 130 peserta yang telah mendaftar diantaranya 43 dari UNY dan 87 peserta dari masyarakat umum.
Pembukaan DF dilakukan bersamaan dengan tanggal perlombaan. Acara dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UNY.
Serangkaian sambutan diberikan untuk meresmikan acara:
- Sambutan dari Ketua Pelaksana, Dyah Lunnarsuci Hayuningtyas.
- Sambutan dari Präsident BDS, Mokhammad Akbar
- Sambutan dari Ketua Umum IMBSJI 2024/2025, Zia Aleema Rendjani
- Sambutan dari Ketua Departemen, Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd
- Sambutan dari Pembina IMBSJI 2024/2025, Nada Muthia Zahrah
Setelah memberikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan inti acara, yaitu perlombaan. Lomba pertama, yakni Lomba Buchstabierwettbewerb (lomba mengeja bahasa jerman level A1, untuk angkatan 25) dan terdapat 16 peserta yang mengikuti lomba Buchstabierwettbewerb. Adapun tiga juri yang bertugas dalam lomba ini adalah Nila Viayanti Mala (Dosen Pendidikan Bahasa Jerman), Laila Masyithahul Azizah (Mahasiswa tingkat akhir Pendidikan Bahasa Jerman), dan Yosefina Wea Dede (Mahasiswa tingkat akhir Pendidikan Bahasa Jerman).
Setelah lomba mengeja, dilanjutkan dengan lomba kedua yakni Lomba Der Beste den Besten. Lomba cerdas cermat pengetahuan umum kejermanan, untuk angkatan 25 yang diikuti oleh 8 peserta. Sesi berikutnya lomba ketiga menampilkan kompetisi yang mengasah kemampuan berbicara di depan publik, yaitu Lomba 3 Minuten, Eine Geschichte (3 Menit, Sebuah Cerita). Lomba ini menantang peserta untuk menyampaikan sebuah kalimat (cerita) dalam Bahasa Jerman dengan durasi 3 menit, terdapat 12 peserta yang ikut serta. Lomba ini dijurui oleh : Nina Eifler (Lektorin DAAD), Fauza Bulqois Lubis (Mahasiswa tingkat akhir Pendidikan Bahasa Jerman), dan Balqis Putri El Azzah (Mahasiswa tingkat akhir Pendidikan Bahasa Jerman).
Setelah jeda istirahat (Ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Singen (Menyanyi) dalam Bahasa Jerman diikuti oleh 7 peserta dan melibatkan tiga juri mahasiswa tingkat akhir: Angela Marsela Andari, Brigita Sekar Vania, dan Kezia Novelly. Sedangkan dua lomba lainnya yakni Lomba Nachricht Vorlesen (Membaca Berita) dan Lomba Märchen Erzählen (Mendongeng), telah diselenggarakan secara daring.
Lomba Nachricht Vorlesen yakni lomba membaca teks berita berbahasa jerman diikuti oleh 58 peserta dan melibatkan tiga juri profesional: Diyan Fatimatuz Zahro (Dosen Pendidikan Bahasa Jerman), Aditya Rikfanto (Dosen Pendidikan Bahasa Jerman) dan Nada Muthia Zahrah (Dosen Pembimbing IMBSJI).
Lomba terakhir yakni Lomba Märchen Erzählen (Mendongeng) diikuti oleh 28 peserta dan terdapat tiga juri dari Dosen Pendidikan Bahasa Jerman UNY yakni Iman Santoso, Sudarmaji, dan Leoni Hentis.
Acara pembukaan pun ditutup oleh MC dan dilanjutkan dengan sesi berfoto bersama.
Closing DF 2025
Acara Penutupan Deutsche Fest (DF) 2025 juga sukses diselenggarakan pada 25 Oktober 2025 di Lab. Karawitan FBSB, menandai berakhirnya rangkaian acara DF 2025. Penutupan DF 2025 dihadiri oleh tamu-tamu kehormatan, yakni seluruh juri, para dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, dosen pembimbing IMBSJI, Satuan Tugas Pendidikan Bahasa Jerman, dan Kepala Departemen Pendidikan Bahasa Jerman. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif dan talenta para peserta.
Acara dibuka secara resmi oleh MC yang memandu jalannya acara. Panggung langsung dimeriahkan dengan penampilan pembuka dari Käse 25 dan Schmetterling 25, yang berhasil memukau para hadirin.
Puncak acara yang paling ditunggu-tunggu adalah pengumuman pemenang dari berbagai kompetisi yang telah diselenggarakan. Berikut adalah daftar pemenang untuk beberapa kategori lomba:
- Lomba Buchstabierwettbewerb
Juara 1: Ahda Annabil Espinosa & Dhiya Gieka Zavidarahma (L2)
Juara 2: Maudi Nafiza Tzuszahra & Rebecca Angela Manurung (H1)
Juara 3: Leny Puspita & Jaya Nadia Safira (M1)
- Lomba Der Beste den Besten
Juara 1: Irfan Nugroho Saputro (G)
Juara 2: Alikha Farahani Prasetiya (H)
Juara 3: Salsabila Naurah Wibowo (M)
- Lomba 3 Minuten, Eine Geschichte
Juara 1 : Alifian bayu aji, Arnel Frydolin, Destiana Nanda Putri (G)
Juara 2: Pretty A. N. Ngago, Saladin Iqbal Brojodirjo, Fastabiq Falasiva Ahmada (L)
- Lomba Singen
Juara 1: Renata Sary Tampubolon
Juara 2: Hairun Nisa
Juara 3: Rahma Khasanah
- Lomba Nachricht Vorlesen
Juara 1: Dayyinah Fatimah Arif (Universitas Airlangga)
Juara 2: Auril Kinayah (MAN 1 Jembrana)
Juara 3: Tsabita Fatimah Arif (Universitas Airlangga)
- Lomba Märchen Erzählen
Juara 1: Kaisar Hanzala Faza Herlambang (SMP Progresif Bumi Shalawat)
Juara 2: Nasywa Kayla Chandra (Universitas Negeri Jakarta)
Juara 3: Nisaul Hurriyyah (MAN 1 Jembrana)
Di sela-sela pengumuman, panggung DF 2025 terus dihangatkan dengan penampilan-penampilan hiburan yang luar biasa, yakni Käse 24 dan Käse 23, diikuti oleh penampilan dance yang memukau dari Schmetterling 24 dan Schmetterling 23.
Setelah sesi istirahat (Ishoma), acara dilanjutkan dengan penampilan dari Regenbogen, menambah semarak malam penutupan. Rangkaian acara penutupan DF 2025 kemudian ditutup secara resmi, meninggalkan kesan mendalam sebagai pengalaman dan kesempatan yang sangat berharga bagi seluruh pengurus. Melalui acara DF 2025, diharapkan evaluasi tahun ini sebagai landasan penting untuk berinovasi dan menyelenggarakan kegiatan yang lebih baik lagi di masa mendatang.










Leave a Comment